Gedung Ali Wardhana, Jalan Lapangan Banteng Timur Nomor 2-4, Jakarta Pusat, 10710@ekoves.ekonKontak Kami
EkovesDeputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan InvestasiKementerian Koordinator Bidang Perekonomian
Tentang
Profil DeputiTugas, fungsi, dan visi kedeputianStruktur OrganisasiSusunan pejabat dan unit kerja
Publikasi
Policy BriefKajian dan rekomendasi kebijakanBerita & PublikasiKegiatan, siaran pers, dan materi publikasiLaporan PasarInfografis pasar keuangan dan indikator harianLaporan KinerjaLaporan kinerja triwulanan kedeputianInvestor Relation Unit (IRU)Presentation Book bulanan IRU di ekon.go.idEkonomi Indonesia TerkiniRangkuman bulanan perkembangan ekonomi di ekon.go.id
Learning Hub
Konten PembelajaranMateri video dan dokumen pembelajaranSertifikatCari, unduh, dan verifikasi keaslian sertifikat
Kontak
Pengiriman Surat dan Permintaan LayananKirim surat dinas, audiensi, narasumber, dan rapat koordinasiHubungi KamiAlamat, telepon, dan saluran resmiPengaduanSaluran pengaduan masyarakat & whistleblowing
Login Pegawai
KEMENKO PEREKONOMIANMemuat berita…
← Semua Policy Brief
Kerja Sama Internasional

Is Marriage Between Mitigation and Adaptation Necessary? (A Case Study of Asean-8 Countries)

Amanda Izumi Azalia · 21 September 2026 · 1 menit baca

Is Marriage Between Mitigation and Adaptation Necessary? (A Case Study of Asean-8 Countries)

Selama dua dekade terakhir, dampak negatif yang ditimbulkan oleh perubahan iklim terus mengalami pergeseran ke tingkat yang cenderung ekstrem. Tingkat kerentanan yang terus meningkat atas pergeseran tersebut mengakibatkan efek domino berupa turut meningkatnya tuntutan implementasi atas aksi mitigasi maupun adaptasi di wilayah ASEAN-8 (Indonesia, Kamboja, Lao PDR, Malaysia, Myanmar, Filipina, Thailand dan Vietnam). Dari hasil analisis, disimpulkan bahwa “marriage” antara mitigasi dan adaptasi memiliki potensi yang luas untuk menjadi alternatif penyelesaian urgensi pengimplementasiannya di wilayah ASEAN-8. Di Indonesia sendiri, kesinambungan antara aksi mitigasi dan adaptasi dapat dicapai melalui sinergitas kebijakan dan pembiayaan yang terbentuk melalui kolaborasi pemerintah Indonesia melalui pembentukan kelompok kerja yang terdiri dari Kementerian Lembaga terkait.

Dokumen Lengkap

Unduh naskah lengkap policy brief ini dalam format PDF.

Unduh Policy Brief↓
Bagikan
Kategori
Kerja Sama Internasional
Terbit
21 September 2026
Penulis
Amanda Izumi Azalia
Bagikan

Baca juga

Kerja Sama Internasional · 7 September 2026Informasi dan Data Sumbat Monitoring Terhambat, Mengawal Komitmen Kerja Sama Ekonomi Internasional→Kerja sama ekonomi · 21 September 2026Pax Silica vs. WAICO: Pemanfaatan Persaingan Geopolitik dalam Pengembangan AI Indonesia→Ekonomi dan Investasi - Perpajakan · 17 September 2026EVALUASI EFEKTIVITAS KEBIJAKAN INSENTIF INVESTASI PMA PASCA PENERAPAN PAJAK MINIMUM GLOBAL (Pembelajaran Implementasi PMK Nomor 136 Tahun 2024)→
← SebelumnyaEVALUASI EFEKTIVITAS KEBIJAKAN INSENTIF INVESTASI PMA PASCA PENERAPAN PAJAK MINIMUM GLOBAL (Pembelajaran Implementasi PMK Nomor 136 Tahun 2024)
Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi

Mendorong kerja sama ekonomi dan investasi untuk perekonomian Indonesia yang tangguh.

Kontak & Layanan

  • Gedung Ali Wardhana, Jalan Lapangan Banteng Timur Nomor 2-4, Jakarta Pusat, 10710
  • Telp: (021) 351 1643
  • @ekoves.ekon
  • Pengiriman Surat & Layanan:Kirim Surat & Permintaan Layanan →

Tautan

  • Tentang
  • Struktur Organisasi
  • Policy Brief
  • Berita & Publikasi
  • Laporan Kinerja
  • Laporan Pasar
  • Pengiriman Surat dan Permintaan Layanan
  • Pengaduan Masyarakat
  • Login Pegawai
Budaya Kerja ASN
BerAKHLAKBangga Melayani Bangsa
© 2026 Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan InvestasiKementerian Koordinator Bidang Perekonomian